Random Health Facts #5

Sayur Pantangan Bagi Penderita Asam Urat

Asam urat adalah produk sampingan dari metabolisme purin. Kebanyakan makanan tinggi purin adalah daging, seperti daging sapi, hati, kalkun dan beberapa ikan. Namun, ada beberapa sayuran yang tinggi purin dan akan memicu peningkatan jumlah asam urat dalam tubuh.

Asam urat akan mengkristal dan terkumpul di persendian, menyebabkan inflamasi (peradangan) dan pembengkakan yang merupakan tanda-tanda dan gejala klasik asam urat. Istilah medis untuk terlalu banyak asam urat di aliran darah adalah hyperuricemia.

Berikut beberapa sayuran yang sebaiknya dipantang oleh penderita asam urat:

1. Bayam
Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang tinggi zat besi, vitamin C, lutein, beta-karoten dan flavonoid. Sayangnya bagi orang yang menderita gout atau asam urat, bayam merupakan salah satu sayuran yang harus dihindari karena kandungan purin tinggi.

Menurut tabel makanan AcuMedico, bayam memiliki 57 g purin untuk setiap 100 g bayam.

2. Asparagus
Asparagus tinggi folat dan kalium dan dapat dimakan baik panas atau dingin, setelah dimasak. Asparagus juga merupakan salag satu sayur yang sebaiknya dihindari untuk penderita asam urat karena kandungan purinnya tinggi.

Menurut AcuMedico, kandungan purin 23 g per 100 g asparagus.

3. Kembang kol
Menurut AcuMedico, purin untuk kembang kol adalah 51 g per 100 g kembang kol.

4. Jamur
Menurut AcuMedico, ada kisaran 92-17 g purin per 100 g jamur.

===============

Cara Mencegah Agar Hati Tidak Rusak

Hati manusia memiliki banyak pekerjaan seperti, mengeluarkan racun dari tubuh dalam bentuk empedu, menyimpan energi, mengatur kadar gula darah dan juga sebagai salah satu faktor dalam proes pembekuan.

Namun ada banyak hal yang bisa menyebabkan kerusakan pada hati, mulai dari racun di lingkungan hingga konsumsi obat sembarangan. Pada kondisi tertentu kerusakan yang terjadi mengharuskan seseorang melakukan transplantasi hati dengan biaya yang tinggi.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan hati dan menjaganya tetap sehat, yaitu:

1. Menghindari konsumsi obat-obatan terlarang
Obat yang disuntikan melalui intravena berisiko menularkan hepatitis C yang menyebabkan sirosis hati.

2. Menggunakan obat dengan takaran yang pas
Beberapa obat kolesterol dan obat dengan kandungan parasetamol bisa menyebabkan kerusakan hati jika dikonsumsi terlalu sering atau dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan.

3. Membatasi minum alkohol
Alkohol adalah racun yang dapat menyebabkan kerusakan hati menjadi berat yang berujung pada kegagalan hati.

4. Menghindari paparan polusi
Berdasarkan Hepatitis Foundation International, bahan kimia dalam polusi seperti dari pengencer cat, semprotan serangga dan bahan kimia lainnya bisa masuk ke hati. Pada jumlah tertentu zat ini bisa didetoksifikasi, tapi jika jumlahnya terlalu banyak justru akan menyebabkan kerusakan hati. Untuk itu gunakan selalu masker dan sarung tangan sebagai pelindung ketika berhadapan dengan bahan kimia dan selalu mencuci tangan.

5. Mengonsumsi makanan rendah lemak
Makanan berlemak tinggi bisa memicu penyakit hati non-alkohol yang dapat menyebabkan sirosis hati. Untuk itu batasi konsumsi daging dan produk susu tinggi lemak, serta tetap mengonsumsi makanan nabati, biji-bijian, buah, sayuran dan kacang-kacangan.

6. Berhenti merokok
Merokok menyebabkan seseorang harus menghirup banyak racun beragam yang harus didetoksifikasi di hati. Tapi jumlah racun yang terlalu tinggi dari asap rokok bisa justru bisa menimbulkan kerusakan hati.

7. Olahraga secara teratur
Melakukan rutinitas olahraga secara teratur bisa membantu mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan risiko mengembangkan simpanan lemak di hati.

8. Melakukan vaksin hepatitis

===============

Cara Mengatasi Kentut Agar Tidak Berbau Busuk

Berikut beberapa mengatasi agar kentut tak berbau busuk:

1. Minum teh herbal
Minum teh herbal setelah makan dapat mencegah terbentuknya gas di usus. Teh chamomile atau peppermint dapat membantu tubuh Anda mencerna makanan dengan benar. Teh hijau juga dapat membantu.

2. Batasi makanan yang memicu gas di perut
Terlalu banyak makan makanan yang tinggi serat seperti kacang-kacangan dan umbi-umbian dapat memicu gas di perut. Batasi sayuran seperti brokoli, kubis, kecambah dan kembang kol bila sedang mengalami perut kembung. Alkohol dan minuman bersoda juga membuat lebih sering kentut dan berbau.

3. Perhatikan asupan produk susu
Perhatikan apakah gas dalam perut meningkat saat mengonsumsi produk susu seperti susu, keju dan yogurt, karena bisa jadi Anda tidak toleran terhadap laktosa, yang bisa membuat Anda lebih sering kentut dengan bau yang busuk.

4. Rutin olahraga
Olahraga teratur dapat membantu meringankan chronic intestinal gas (kentut yang berlebihan) yang menyebabkan kentut berbau busuk. Pilih latihan yang ringan seperti jalan kaki dan yoga, yang dapat membantu kerja sistem pencernaan yang sehat.

5. Ubah kebiasaan makan
Kurangi udara yang masuk ke perut saat makan. Kunyahlah makanan dengan perlahan, mulut tertutup, tidak dengan gigitan besar dan tidak bicara saat makan. Jangan gunakan sedotan saat minum dan hindari permen karet untuk mencegah lebih banyak udara masuk ke perut.

===============

sumber: ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s