It’s tea time!

Jenis-Jenis Teh dan Manfaatnya

Berbagai jenis teh yang ada tidak hanya menawarkan perbedaan rasa, tetapi juga beragam manfaat bagi kesehatan. Manfaat dari masing-masing jenis teh antara lain sebagai berikut:

1. Teh Putih untuk perawatan kulit
Kandungan antioksidan paling tinggi bisa ditemukan dalam teh putih yang dibuat dari tunas tanaman teh. Selain mencegah efek penuaan dini, antioksidan yang tinggi dalam teh putih juga mencegah keriput karena bisa melindungi 2 protein yang menjaga elastisitas kulit yakni elastin dan kolagen.

2. Teh Rooibos untuk mengatasi kurang darah
Gejala letih lesu akibat kurang darah bisa diatasi dengan teh rooibos, teh herbal asal Afrika Selatan yang dibuat dari semak-semak. Jenis teh ini paling banyak mengandung tannin, flavonoid yang mampu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan.

3. Teh Oolong untuk mencegah gigi berlubang
Jenis teh herbal asal China ini paling banyak mengandung catechin, senyawa antimikroba yang bisa mencegah karies atau gigi berlubang. Jenis teh lain yang memiliki khasiat antimikroba yang paling mendekati teh oolong adalah teh hitam.

4. Teh Chamomile untuk menjaga tekanan darah
Menurut sebuah penelitian di Jepang, konsumsi teh chamomile tanpa gula setiap hari bisa mencegah risiko komplikasi diabetes. Salah satunya adalah peningkatan tekanan darah yang bisa memicu kerusakan saraf dan gangguan penglihatan.

5. Teh Hitam untuk kekuatan tulang
Dibanding jenis teh lainnya, teh hitam atau disebut juga teh cuppa punya manfaat paling beragam. Selain paling ampuh meredakan stres dan kadar kolesterol, teh hitam juga baik untuk tulang karena kaya akan mineral mangan dan fluoride.

6. Teh Hijau untuk melangsingkan tubuh
Penelitian di Jepang membuktikan, minum secangkir teh hijau tiap hari bisa meningkatkan metabolisme makanan di dalam tubuh. Jenis teh ini paling banyak mengandung epigallocatechin gallate, senyawa yang bisa meluruhkan lemak dan kolesterol jahat.

7. Teh Peppermint untuk gangguan pencernaan
Nyeri perut dan diare yang menyertai sindrom iritasi usus bisa diredakan dengan minyak peppermint yang terdapat dalam teh peppermint. Secangkir teh peppermint yang rasanya mirip balsam mentol ini bisa mengurangi kontraksi otot perut yang meningkat akibat ketika terjadi iritasi di usus.

================

2 Cangkir Teh Hijau Setiap Hari Menjauhi Risiko Flu 70%

Peneliti Jepang Hiroshi Yamada, MD, Ph.D menemukan dua zat utama dalam teh hijau yang mampu menjaga tubuh dari ancaman flu yakni catechin dan  theanine. Keduanya adalah antioksidan yang sangat berguna untuk melawan penyakit.

Peneliti meminta partisipan untuk minum pil yang mengandung 378 mg catechin (setara dengan 2 cangkir teh hijau) dan 210 mg theanine (setara dengan 4 cangkir) selama 5 bulan setiap hari. Hasilnya hanya 4 persen saja bisa menjauhi risiko jauh dari flu. Hal yang berbeda terjadi ketika partisipan diminta minum langsung 2 cangkir teh hijau setiap hari. Hasilnya partisipan bisa menjauhi risiko terkena flu hingga 70 persen.

Catechin mampu mengikat virus influenza, sedangkan theanine diyakini mampu meningkatkan imunitas.

Untuk mendapatkan manfaat minum 2 cangkir teh hijau itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Teh berupa rebusan daun lebih baik dari teh dalam kantung
Teh dalam bentuk daun yang direbus memiliki konsentrasi senyawa catechin dan theanine yang lebih tinggi dibanding teh yang diseduh dari kantung.

2. Seduh teh dalam air yang panas dan lama
Menyeduh teh hijau dalam waktu yang lama pada suhu air lebih dari 100 derajat celcius mampu meningkatkan konsentrasi catechin.

3. Jangan ganti teh hijau dengan yang lain
Teh hijau memiliki kadar senyawa catechin dan theanine yang paling tinggi dibanding teh jenis lain untuk pencegah flu. Namun jika terpaksa tidak ada teh hijau dalam persediaan Anda,  teh putih dan teh oolong bisa jadi alternatif penggantinya.

Teh hijau kaya vitamin seperti A, B1, B12, C, E dan K. Teh hijau juga mempunyai mineral seperti kalsium, besi, seng dan lain-lain. Beberapa bahan lain dalam teh hijau adalah asam galat, minyak atsiri, karoten, serat makanan larut dan kecil jumlah karbohidrat.

================

Secangkir Teh Bikin Otak Tetap Bugar Meski Tubuh Kelelahan

Dibandingkan kopi yang hanya mengandalkan kafein sebagai pendongkrak kebugaran, teh punya kandungan lain yakni senyawa L-theanin. Senyawa ini merupakan asam amino yang mampu meningkatkan kewaspadaan dan menjamin otak selalu terjaga dalam kondisi seletih apapun.

Cukup dengan secangkir teh, efek L-theanin sudah bisa dirasakan selama 20 hingga 70 menit berikutnya.

Para peneliti dari Belanda telah membuktikan hal ini melalui sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutritional Neuroscience. Dalam penelitian tersebut, para ahli memakai berbagai jenis teh termasuk teh hijau dan melibatkan 44 relawan berusia kurang dari 40 tahun.

Kombinasi L-theanin dan kafein dalam secangkir teh terbukti mampu meningkatkan akurasi berhitung para relawan, serta mengurangi rasa kantuk. Efek serupa tidak dijumpai pada kelompok lain yang hanya diberi plasebo berupa minuman lain yang tidak mengandung kedua senyawa tersebut.

Para peneliti juga mengatakan, manfaat teh tidak akan berkurang dengan penambahan sedikit susu untuk variasi penyajian. Susu tidak menghambat penyerapan flavonoid dan antioksidan maupun senyawa lain yang bermanfaat dalam secangkir teh.

================

sumber: 1 | 2 | 3

One thought on “It’s tea time!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s